Kangen...ya, satu kata yang bisa aku ucapkan untuk menjelaskan perasaan ini. Perasaan yang sudah dari dulu aku pendam, hanya karena kamu mulai menjauh dariku. Mulai menjauh dari kehidupanku, dan lama lama...mungkin kau akan meninggalkan kehidupanku. Beribu pertanyaan mulai muncul, terngiang di pikiranku. Bertanya-tanya... Mengapa sekarang kau begitu jauh, padahal dulu kau begitu dekat denganku? Mengapa sekarang kau meninggalkanku, disaat rasaku mulai berubah padamu? Mengapa? Mengapa kau mulai melupakanku disaat aku selalu mengingatmu?Banyak yang aku ingin tanyakan padamu, tapi...mulut ini diam membisu. Mulai aku tumpahkan pertanyaan itu ke dalam secarik kertas, dan berharap mungkin kau akan membacanya. Dan akan membuatmu kembali kedalam kehidupanku ini. Ingin aku berikan secarik itu kepadamu, namun kaki ini terpaku. Tidak bisa melangkah kearahmu. Tak sadar air mata sudah berlinang dipipiku. Mengingat semua yang telah kita alami bersama.
Aku ingat, saat kau menghiburku dan menggenggam tanganku erat disaat aku terpuruk. Kau juga orang yang benar benar bisa membuatku mengembangkan senyum saat air mata mulai mengalir dipipiku. Dulu, kau sangat berarti bagiku. Mengingat kau adalah bagian dari hidupku. Tapi, dulu aku masih belum sadar. Aku tidak sadar, ada yang memberiku perhatian lebih daripada yang lain. Ya, itu kamu. Bisa dibilang, dulu kau selalu mengerti aku, kau juga yang selalu ada disaat aku butuh sekali suara sahabat....
Tapi, dulu ya dulu. Sekarang ya sekarang. Kamu yang dulu berbeda dengan yang sekarang. Kau mulai menjauh dariku. Kau mulai meninggalkan aku...sendiri. Kau mulai tidak mau menyapaku...Ya mungkin kamu sudah tidak menganggapku lagi. Sekian surat ini aku curahkan padamu. Maaf jika aku terlalu banyak meminta.
Sincerely
Someone in the past :")
No comments:
Post a Comment